Saturday, May 17, 2014

Ouw... Jadi Itu Alasannya, Lagu Ke-Empat

Setelah membuat lagu galau untuk sahabat yang lagi galau, ternyata galau tersebut berpindah pada si pembuat lagu. Rasa galau itu muncul ketika cinta yang sangat dibanggakan, didambakan dan diperjuangkan selama ini harus kandas ditengah jalan, karena lebih memilih orang lain. Dari situlah tercipta lagu berjudul "Ouw... Jadi Itu Alasannya", lagu ke-4 dalam album Pertama. Lagu ini pertama aku susun pada 28 Januari 2013, lalu launching pertama dalam versi gitar+vokal pada 14 April 2013. Setelah berhasil aransemen, aku launching lagu ini pada 14 April 2014.

Untuk mencoba lagu ini:

via soundcloud.com

Sahabatku, Lagu untuk para Sahabat

Saat-saat bersama sahabat adalah saat-saat yang sangat menyenangkan. Untuk itu aku abadikan masa-masa bersama sahabatku dalam sebuah lagu berjudul Sahabatku, lagu ke-3 dalam album Pertama. Lagu yang mengingatkan bahwa kita berjuang bersama untuk meraih mimpi. Untuk itu jangan pernah lelah, jangan pernah menyerah, jangan pernah bersedih, jangan pernah ragu, mengejar semua mimpi. Lagu ini pertama aku susun pada 16 Juli 2012, lalu launching pertama dalam versi gitar+vokal pada 22 Juli 2012. Berhasil aku aransemen ulang, lalu launching pada 19 Februari 2014.

Untuk mencoba lagu:

via soundcloud.com


Selamat Tinggal Kasih, Si Lagu Kedua

Setelah cukup puas dengan lagu pertama berjudul ihir, aku mencoba membuat lagu ke-2 berjudul "Selamat Tinggal Kasih". Lagu ini terinspirasi dari salah seorang sahabat saat kuliah yang lagi putus cinta. Melihat kegalauannya tercetuslah untuk membuat lagu, dan jadilah lagu Selamat Tinggal Kasih ini. Lagu ini pertama aku susun pada 16 April 2012, lalu launching pertama dalam versi gitar+vokal pada 1 Juli 2012. Berhasil aku aransemen ulang, lalu aku launching pada 6 Februari 2014.

Untuk mencoba lagu Selamat Tinggal Kasih:

via soundcloud.com

Tuesday, May 6, 2014

Ihir, Debut Lagu Pertama

Iseng belajar musik sama teman, lalu dianjurkan untuk membuat lagu karya sendiri. Setelah iseng, jadilah lagu berjudul Ihir. Terinspirasi dari kejadian saat makan bersama teman di sebuah tempat makan, lalu terlihat sesosok gadis nan cantik. Saat larut dalam kekaguman melihatnya, tanpa sadar dia pergi dan tak kembali. Muncul penyesalan karena lupa berkenalan dan tidak tahu nomernya. Dengan sedikit imajinasi, jadilah lagu Ihir. Lagu ihir pertama aku susun pada 15 April 2012, lalu launching pertama dalam versi gitar+vokal pada 28 April 2012. Setelah belajar sedikit ilmu software pengolah suara, lagu Ihir berhasil aku aransemen ulang dan launching pada 28 Januari 2014.

Langsung saja coba lagunya:

via Soundcloud.com



Sistem Pemilihan DPR, DPRD, DPD

Kenapa sistem pemilihan DPR, DPRD dan DPD harus menggunakan pemilihan parpol. Kalau dengan memilih parpol, iya kalau orang di dalamnya bener semua dan berkompeten. Kalau banyak yang tidak bener dan tidak kompeten, terpilih hanya karena numpang publik figur yang kompeten tapi jumlahnya sangat sedikit, itu sama saja dengan bohong. 
Sumber: http://www.tribunnews.com/pemilu-2014/2013/12/19/kolom-caleg-di-surat-suara-harus-diperbesar
Kenapa tidak dibuat Sistem Test saja, seperti bagi lulusan SMA yang mau masuk PTN (Perguruan Tinggi Negeri) atau seperti test untuk kerja di perusahaan yang nanti ada test psikologinya juga. Dengan begitu akan diketahui kemampuan Tiap Individunya dan bisa ditempatkan di bidang yang tepat sehingga kinerja bisa jauh lebih maksimal. Serta tidak perlu lagi membuang-buang kertas untuk dicoblos. Kasihan pohon-pohon Indonesia sudah semakin habis. Dan dana untuk kampanye bisa diarahkan untuk yang jauh lebih manfaat seperti Kesehatan dan Pendidikan.

Coba bayangkan jika yang masuk PTN atau Perusahaan dipilih hanya berdasarkan Asal Pendidikan (Sekolah atau Kampus) yang tidak bisa menjamin semua siswa atau mahasiswanya berkompeten 100%. Apa Jadinya?
Atau bagaimana dengan siswa atau mahasiswa jenius, jujur dan sangat berkompeten yang kebetulan sekolah di lembaga pendidikan yang kurang diakui.

Lihat Individunya, Jangan Lihat Partainya.